Hubungan Tan Malaka dan Soekarno: Kerja sama, ketegangan, dan “surat warisan”

Sumber: Repro “Impressions of the Fight in Defense of Freedom and Democracy in Indonesia”

Di balik kritik tajamnya, Tan Malaka tidak menutup fakta bahwa ia pernah memiliki hubungan politik langsung dengan Soekarno. 


Mereka berbagi gagasan tentang kemerdekaan sejak masa awal PNI, meski sering berada di jalur berbeda.


Puncaknya terjadi setelah Proklamasi 1945. Dalam situasi genting, Soekarno dan Hatta menandatangani sebuah “Surat Warisan” yang menyebut Tan Malaka sebagai salah satu penerus kepemimpinan revolusi jika mereka tidak lagi mampu memimpin.


Bagi Tan Malaka, dokumen itu bukan soal ambisi kekuasaan, melainkan bukti bahwa arah revolusi masih dipertaruhkan. 


Ia memandang nasib Soekarno-Hatta tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan atau kegagalan massa rakyat yang bergerak melawan kekuatan asing.


Sumber: Tan Malaka, Dari Ir. Soekarno sampai ke Presiden Soekarno, Jajasan Tjahaja Kita, Jakarta, 1966. 

Posting Komentar

0 Komentar