Pidato besar dan Massa Aksi: Kritik Tan Malaka terhadap gaya kepemimpinan Soekarno

Buku Aksi Massa yang ditulis Tan Malaka.
Tan Malaka menilai Soekarno sangat piawai memainkan bahasa. Pidatonya megah, penuh emosi, dan cocok dengan jiwa rakyat tertindas. Namun, keindahan kata itu dianggap berbahaya jika tidak disertai arah perjuangan yang jelas.


Menurut Tan Malaka, istilah Massa Aksi sering dipelintir maknanya. Dari konsep rakyat yang bergerak mandiri dan terorganisir, berubah menjadi kerja sama simbolik tanpa daya tekan nyata. 


Bahasa politik yang kabur justru menutup kontradiksi sosial dan melemahkan gerakan rakyat.


Tan Malaka menyebut gaya ini sebagai “grande eloquence” yang mampu memukau, tetapi tidak mendidik kader revolusioner. 


Akibatnya, rakyat digerakkan secara emosional, bukan dipersiapkan secara sadar dan disiplin untuk menghadapi konflik nyata dengan imperialisme.


Sumber: Tan Malaka, Dari Ir. Soekarno sampai ke Presiden Soekarno, Jajasan Tjahaja Kita, Jakarta, 1966. 

Posting Komentar

0 Komentar